|
Senin, 05 Juli 2010 09:26 |
Dalam menjalin hubungan, tentu Anda dan si dia pernah berbeda pendapat. Untuk menghindari debat berkepanjangan, Anda dan si dia biasanya melakukan kompromi untuk menemukan jalan tengah yang sesuai dengan kepentingan bersama. Tetapi, tahukah Anda bahwa tak semua hal perlu dikompromikan. Ada hal-hal yang memerlukan ketegasan Anda, terutama bila menghadapi tuntutan dia yang berlebihan. Apa saja yang perlu kompromi dan tidak?
Kebiasaan buruk Perlu kompromi: Kebiasaan buruknya yang suka lupa waktu, seperti ngaret saat janjian bertemu atau lupa hari jadi dan tanggal ulang tahun kita, masih bisa kok dimaafkan dan dikompromikan. Apalagi, bila si dia memberikan surprise kecil untuk menebus kesalahannya.
Untuk mengingatkannya, tak ada salahnya... |
|
|
Senin, 05 Juli 2010 09:22 |
Anak berbohong tidak sama dengan orang dewasa berbohong. Apa saja alasan anak berbohong, berikut alasannya: 1. Takut Disalahkan Anak berbohong dapat disebabkan karena ia memiliki pengalaman buruk tentang menghadapi kesalahan. Jika anak pernah dipojokkan dan merasa "terhukum" ketika bersalah, anak akan memilih opsi berbohong untuk menghindari hukuman, tanggung jawab, atau takut disalahkan.
2. Terlihat Lebih Hebat Alasan lain ketika anak berbohong, ia ingin terlihat lebih hebat dari yang... |
|
Senin, 05 Juli 2010 09:14 |
|
KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dengan bentuk kekerasan seksual merupakan bentuk perkosaan dalam perkawinan, dengan hanya melihat seks sebagai kewajiban istri dan hak suami yang harus selalu dipenuhi. Dr Nur Rofiah, Bil Uzm, penulis buku Memecah Kebisuan: Agama Mendengar Suara Perempuan Korban Kekerasan Demi Keadilan (Respons NU), menjelaskan, perkosaan adalah melakukan hubungan seksual dengan memaksa. Situasi ini bisa terjadi dalam perkawinan ketika pemahaman tentang hubungan seksual... |
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>
|
|
|